Pertama Bertemu
Di sebuah pameran foto di Bandung, Bima memotret Sinta yang sedang memotret orang lain. Mereka tertawa soal siapa yang lebih dulu mengangkat kamera — dan sejak sore itu, keduanya tidak pernah berhenti bercerita.
Dua hati yang berjalan sendiri-sendiri, kini memilih berjalan beriringan — dalam gelap maupun terang, tetap bersama.
— Sinta & Bima
Di sebuah pameran foto di Bandung, Bima memotret Sinta yang sedang memotret orang lain. Mereka tertawa soal siapa yang lebih dulu mengangkat kamera — dan sejak sore itu, keduanya tidak pernah berhenti bercerita.
Dari teman berburu cahaya menjadi teman perjalanan. Kami menyusuri kota-kota kecil bersama, dan di setiap perjalanan itu kami belajar satu hal: pulang terasa paling benar saat bersamanya.
Setelah melewati jarak, kesibukan, dan puluhan rencana yang berubah, kami duduk berdua dan menulis tujuan yang sama di atas satu kertas: menikah, membangun rumah, dan menua bersama.
Di atap gedung tempat kencan pertama kami yang paling sering, Bima berlutut dengan cincin yang ia pilih berbulan-bulan. Sinta menjawab ya sebelum pertanyaannya selesai — karena jawabannya sudah lama ia ketahui.
Bagi yang tidak bisa hadir langsung, siaran acara akan dibagikan di sini.
Tautan live menyusulAbadikan momenmu di hari bahagia kami dan bagikan dengan tagar di bawah ini.
▶
Tonton Video







BCA
5555000111
a.n. Sinta Rahmawati
MANDIRI
7777000222
a.n. Bima Aryanto
Dari hati yang paling dalam, terima kasih untuk setiap doa, restu, dan kehadiranmu di hari bahagia kami.